Sosialisasi Bidang DBHCHT Pemberantas peredaran cukai rokok ilegal Provinsi Nusa Tenggara Barat

19 July, 2022
Bupati Sumbawa diwakili Sekretaris daerah kabupaten sumbawa Pada acara Sosialisasi bidang DBHCHT yang bertempat di Samawa Grand Hotel Selasa,19- juli 2022 dan dihadiri oleh kepala Biro perekonomian Setda Prov.NTB, Analisis kebijakan ahli madya koordinator kebijakan perekonomian setda Prov. NTB, Kepala bagian perekonomian dan SDA kab.Sumbawa , Pemeriksa BEA dan CUKAI Kab.sumbawa , Dinas- dinas terkait lainya ,dan Peserta Sosialisasi.
Sambutan Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, MM., dalam sambutannya menyapaikan penghargaan dan terimakasih atas pelasksanaan kegiatan sosialisasi DBHCH. sebagai salah satu sumber pendapatan yang penting bagi pemerintah, tentunya dengan ke ikut sertaan masyarakat dalam mengawasi dan mendukung tertib cukai. Diharapakan pula melalaui kegiatan ini , rokok legal dan ilegal dapat membantu upaya pemerintah dalam pemberantas rokok ilegal. Kemudian Dalam sambutannya beliau menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini , guna mewujudnya penegakan hukum di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat , khususnya Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. kemudian dilanjutkan dengan pembukaan sosialisasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Laporan panitia yang akan di sampaikan oleh Ibu Astutiana ,Sip. mm sosialisasi pemberantasan cukai rokok ilegal Provinsi Ntb , yang terselenggara kali ini diiharapkan masukkannya dari para peserta OPD terkait lalu para peserta pedagang kaki lima tentang pengawasan atau pencegahan rokok ilegal. Adapun peserta dan narasumber yang meberantas cukai rokok ilegal Provinsi Ntb sebanyak 100 orang terdiri dari OPD teknis terkait yang ada di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat, anggota pedagang kaki lima yang ada di Kabupaten Sumbawa serta dari Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB dan Narasumber .
Kegiatan ini di adakan oleh BIRO PEREKONOMIAN Setda Provinsi NTB yang bekerja sama dengan Direktorat Jenderal BEA DAN CUKAI.

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar