59 KADES GELOMBANG KETIGA DAN KEEMPAT DILANTIK

59 KADES GELOMBANG KETIGA DAN KEEMPAT DILANTIK

17 April, 2020

Kamis 16 April 2020, bertempat di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah melantik sebanyak 59 orang Kepala Desa terpilih di 13 Kecamatan di Kabupaten Sumbawa.

Pelantikan kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak tahun 2020 dilaksanakan melalui 4 gelombang yang berlangsung sejak Rabu kemarin. Pelantikan Kades terpilih pada hari ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan guna untuk meminimalisir kontak fisik dan menghindari berkumpulnya massa dalam jumlah banyak. Hal itu dilakukan menyusul merebaknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Sumbawa. Sementara itu, para kepala desa yang akan dilantikpun terlebih dahulu harus menjalani beberapa tahapan pengecekan yang dimulai dari pintu masuk Kantor Bupati.

Wakil Bupati Sumbawa dalam sambutannya berpesan kepada para Kades terpilih untuk segera mempelajari dan memahami tugas, kewajiban dan wewenang sebagai Kades. Kemudian menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pengurus kelembagaan yang ada di desa, terutama dengan BPD sebagai mitra pemerintah desa.

Setelah pelantikan tersebut, diharapkan pula agar Kades yang telah dilantik segera membenahi masalah sumber daya aparatur, sumber pendapatan desa dan penerapan manajemen yang baik demi terealisasinya penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik, mandiri, maju dan tidak ketinggalan dengan desa-desa lain.

Yang tidak kalah pentingnya di tengah pandemi Covid-19 ini, H. Mo’ menghimbau kepada para Kades untuk segera bertindak cepat dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten dalam percepatan penanggulangan covid-19.

“Saya minta kepada para Kepala Desa terpilih untuk segera menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi, nomor 8 tahun 2020 tentang desa tanggap Covid-19 dan penegasan pelaksanaan padat karya tunai desa (PKTD), salah satunya melalui pembuatan pos jaga desa dan pembentukan relawan desa lawan Covid-19”. Ujar Wabup

Pada kesempatan tersebut juga, H. Mo’ juga berpesan kepada para Kades untuk tetap menjaga kondusifitas desa dengan sebaik-baiknya, pegang teguh seluruh peraturan yang berlaku termasuk dalam hal pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa.

H. Mo’ juga meminta para Kades yang telah dilantik untuk segera menyusun rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) untuk jangka waktu 6 (enam) tahun ke depan, yang ditetapkan dengan peraturan desa dan memuat visi, misi, tujuan, strategi, serta kebijakan dan program. Selanjutnya dari RPJMDes tersebut, pemerintah desa harus menyusun rencana kerja pembangunan desa (RKPDes) untuk jangka waktu 1 (satu) tahun, yang memuat kerangka program, prioritas pembangunan desa, rencana kegiatan dan pembiayaan. Dan sebagai implementasinya, yaitu anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) yang harus dikelola berdasarkan azas transparan, akuntabel, partisipatif, serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran.

Selain itu, Kades juga diminta untuk mampu memahami kondisi wilayahnya masing-masing. Dimana tiap desa harus punya data yang jelas dan valid, mulai dari data berapa warga miskin, data potensi wilayah, serta data-data lainnya. “Dengan data ini, kepala desa maupun aparatur desa lainnya akan mudah dalam menjalankan roda pemerintahan desa serta membina masyarakatnya’’. Tutup Wabup

Pelantikan hari ini merupakan acara pelantikan Kades terpilih gelombang ketiga dan gelombang keempat. Untuk gelombang ketiga, pelantikan dilakukan untuk 31 desa yang ada di Kecamatan Lopok, Lape, Maronge, Plampang, Empang, dan Tarano yang dilaksanakan pada pukul 09:00. Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan gelombang keempat untuk 28 desa di Kecamatan  Lantung, Ropang, Labangka, Lenangguar, Lunyuk, Orong Telu, dan Batu Lanteh pada pukul 14:00.

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar