TERIMA KUNJUNGAN CHAIRMAN BIMP EAGA, PEMKAB SUMBAWA TAWARKAN BEBERAPA PELUANG INVESTASI

10 December, 2019

Bupati Sumbawa diwakili Asisten Perekonomian dan pembangungan, L. Suharmaji Kertawijaya, S.T.,M.T., didampingi Kadis PM-PTSP dan Kadis Pertanian, menerima kunjungan Chairman BIMP EAGA Business Council (Brunei Indonesia Malaysia Philippine East Asia Growth Area Business Councill), Datuk Roselan Johar Bin Johar Muhammad di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Senin pagi (9/12).

BIMP EAGA Business Council adalah sebuah lembaga kerjasama sub regional antara negara Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia Dan Filipina sebagai negara anggota asean. Kehadiran Datuk Roselan dalam rangka melakukan penjajakan terhadap beberapa peluang bisnis terkait dengan potensi hasil pertanian, peternakan, perikanan/kemaritiman dan sektor pariwisata di kabupaten sumbawa.

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya menyambut baik kunjungan Datuk Roselan Johar Bin Johar Muhammad di Kabupaten Sumbawa. Disampaikan, Kabupaten Sumbawa yang merupakan kabupaten yang memiliki wilayah terluas di Provinsi NTB ini sangat potensial untuk pengembangan sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

Adapun peluang investasi yang ditawarkan untuk bidang pertanian tanaman pangan antara lain pembenihan padi dan jagung, kemitraan budidaya padi dan jagung, perdagangan antar pulau, pengolahan tepung beras dan jagung, dan pembangunan rice milling unit.

Kemudian untuk sektor peternakan meliputi kemitraan pemeliharaan ternak lar dan kandang kolektif, pembibitan sapi dan penggemukan sapi, pabrik pembuatan pakan ruminansia dan unggas, industri daging sapi / sumbawa beef, dan pengolahan bahan asal ternak.

Selanjutnya untuk sektor perikanan dan kemaritiman, antara lain hatchery udang, kerapu dan bandeng, pembuatan dan perdagangan saprodi perikanan, budidaya tambak, keramba jaring apung, budidaya mutiara, kemitraan budidaya rumput laut, pengolahan rumput laut, penangkapan dan pengolahan ikan, penangkapan dan pengolahan ubur-ubur, pabrik es dan coolstorage, dan tambak garam dan iodisasi garam.

Adapun untuk sektor kepariwisataan meliputi pengembangan destinasi wisata, kemitraan desa wisata, akomodasi kepariwisataan (hotel, villa, resort, dll), wisata bahari, biro wisata dan traveling, dan tempat hiburan dan rekreasi.

Datuk Roselan Johar Bin Johar Muhammad pada kesempatan itu menyatakan tertarik pada beberapa peluang investasi terutama di bidang pertanian dan peternakan. Namun Ia mengatakan akan mempelajari lebih jauh peluang investasi tersebut melalui data-data yang diberikan Pemkab Sumbawa. 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar