BUPATI BUKA SOSIALISASI KONVERSI MINYAK TANAH KE GAS LPG

07 December, 2019

“PT. Pertamina (Persero) akan melakukan penarikan minyak tanah di pulau Sumbawa dalam rangka mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap minyak tanah, yang kebijakannya telah dikeluarkan sejak awal tahun 2007 lalu, ditandai dengan diberlakukannya konversi minyak tanah ke gas LPG”.

Hal ini disampaikan Bupati Sumbawa, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Sumbawa, L. Suharmaji K, ST., MT., saat membuka secara resmi Sosialisasi Diversifikasi Energi, di Aula Madelau ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Jum’at (6/12/2019).

Apabila harga minyak tanah dalam negeri dipertahankan, sebut Bupati, maka pemerintah harus mengeluarkan dana APBN yang sangat besar untuk memberikan subsidi. Sementara itu, tambahnya, cadangan minyak bumi Indonesia sudah semakin menipis. Disampaikan pula, beberapa manfaat yang diperoleh dengan menjalankan program konversi minyak tanah ke LPG, misalnya berdasarkan kesetaraan nilai kalori, subsidi LPG lebih rendah dari pada subsidi minyak tanah, penghematan subsidi dapat mencapai 15-20 triliyun rupiah.

Ditambahkan, LPG lebih sulit dioplos dan disalahgunakan, serta penggunaan LPG sebagai bahan bakar dianggap relatif lebih bersih, karena polusinya lebih ringan jika dibanding bahan bakar minyak tanah. “Dengan adanya perhatian pemerintah terhadap kebijakan konversi, diharapkan masyarakat akan semakin antusias dalam menggunakan gas LPG karena lebih praktis, efisien dan aman”, pungkasnya.

Sementara Kepala Bagian Perekonomian Setda Kab. Sumbawa, Irine Silviani, SP., MM., menyatakan bahwa program konversi minyak tanah ke LPG merupakan program prioritas nasional dan merupakan pelaksanaan dari Peraturan Presiden RI Nomor 104 Tahun 2007. Dikatakan, untuk Kabupaten Sumbawa sudah dilakukan pendistribusian paket tabung LPG dan perlengkapannya, untuk rumah tangga dan usaha mikro sejak bulan November 2018, sebanyak 83.204 paket.

Sosialisasi yang terlaksana atas inisiasi PT. Pertamina dan Bagian Perekonomian Setda Kab. Sumbawa tersebut, dalam rangka pengurangan ketergantungan pemakaian JBT Minyak Tanah yang dialihkan ke LPG 3 Kg. Sosialisasi dipandu langsung oleh Sales Branch Manager II NTB PT. Pertamina, Sigit Wicaksono.

Sumber : Humas dan Protokol

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar