• Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Web Admin Diskominfotik Kantor Bupati Garuda No.1 Sumbawa Besar

DIALOG KREATIF FESTIVAL PESONA MOYO 2019

14 September, 2019

Acara dialog kreatif sebagai rangkaian dari Festival Pesona Moyo 2019 yang berlangsung pada Jum’at sore (13/9) di Istana Dalam Loka Sumbawa, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kab. Sumbawa Ir. H. Iskandar, M.Ec.Dev.

Kegiatan yang mengangkat tema Pengembangan industri kreatif dalam rangka menunjang pariwisata Sumbawa, diikuti sekitar 30 orang peserta dari pelaku UMKM. Dialog yang dipandu oleh moderator Dr. Dedi Heriwibowo menghadirkan 4 orang narasumber yaitu I Made Widiarta, S.Kom yang memaparkan tentang optimalisasi media sosial sebagai media untuk memajukan pariwisata. Pemateri kedua yaitu Harry Hermawan dari The Langkah Travel memaparkan tentang pentingnya industri kreatif dalam menunjang pariwisata.

Kepala SMK Negeri 1 Ahmad Yani Danuang menyampaikan tentang peran SMKN 1 dalam menunjang pariwisata yaitu dengan menghasilkan Sumber Daya Manusia di bidang pariwisata, boga, fashion, dan kecantikan. Harapannya, ke depan SMK N 1 dapat menjadi sekolah pencetak wirausaha.

Sementara itu Accounting Officer BRI Cabang Sumbawa, Yudis Saputra menyampaikan tentang pentingnya peran perbankan dalam industri pariwisata. BRI dalam hal mempunyai peran yang cukup strategis terhadap industry kreatif, khususnya dalam menyediakan modal khusus yaitu pinjaman kemitraan, dengan bunga yang jauh lebih murah yaitu 3 persen per tahun.

Menjawab pertanyaan dari moderator tentang apa arti kreatif, Ibu Lisa yang merupakan anggota Koperasi Industri Laut Biru, dari Labuhan Kuris Desa Lape yang memproduksi garam iodium, kerupuk dan dodol rumput laut mengatakan bahwa kreatif merupakan ide atau inovasi baru yang dikembangkan untuk berkarya, agar produk yang dihasilkan dapat lebih dikenal masyarakat. Terkait masalah yang dihadapi, dikatakan masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi garam beriodium, yang berimbas pada kurangnya produksi. Ke depan, diharapkan peran aktif pemerintah untuk dapat lebih mensosialisasikan pentingnya masyarakat untuk mengkonsumsi garam beriodium.

SUMBER : Siaran Pers Humas Setda Kabupaten Sumbawa

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar