• Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Web Admin Diskominfotik Kantor Bupati Garuda No.1 Sumbawa Besar

DISOS KAB. SUMBAWA GELAR RAKOR TRANSFORMASI RASTRA MENUJU BPNT

28 August, 2019

“Saya menyambut baik dan mendukung penuh upaya yang dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, yang telah menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2017, tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai, melalui kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Transformasi Beras Sejahtera (Rastra) Menuju Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kita gelar hari ini”. Hal ini disampaikan Bupati Sumbawa, melalui Pj. Sekda Kab. Sumbawa, Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd., pada Rakor Percepatan Transformasi Rastra Menuju BPNT, sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut, di Aula H. Madilaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (27/8/2019).

Dikatakan Bupati, Kementerian Sosial Republik Indonesia menargetkan per 1 September 2019, tidak ada lagi Rastra dan hal ini berlaku secara nasional. Program BPNT, menurut Bupati, merupakan salah satu program pengentasan kemiskinan yang sangat tepat, untuk direalisasikan di Kabupaten Sumbawa. Mengingat, masih adanya masyarakat yang masuk dalam kategori miskin, dan membutuhkan bantuan dari pemerintah, jelasnya.

Masih menurut Bupati, bahwa BPNT pada dasarnya memiliki fungsi yang tidak berbeda dengan bansos Rastra, yakni memberikan bantuan pangan terhadap masyarakat. “Hanya saja, dalam implementasinya, penerima BPNT menggunakan kartu untuk kemudian ditukarkan dengan bantuan pangan”, ujar Bupati. Diakhir sambutan, Bupati berharap agar para peserta Rakor dapat meneruskan informasi tersebut kepada masyarakat, sehingga transformasi Rastra menuju BPNT dapat berjalan dengan lancar sebagaimana yang diharapkan.

Ir. A. Yani, selaku Kadis Sosial Kab. Sumbawa, dalam laporannya menyampaikan bahwa, Rakor dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial serta mendorong keuangan insklusif, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia. Di Kabupaten Sumbawa, jelas A. Yani, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima Rastra yang akan ditransformasi ke BPNT tahun 2019, sebanyak 34.036 KPM. Dengan rincian, 16.162 KPM adalah penerima program keluarga harapan, dan 17.874 KPM di luar program keluarga harapan.

Untuk diketahui, keunggulan program BPNT, antara lain : 1). Mudah dijangkau dan digunakan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM); 2). Memberikan pilihan dan kendali kepada KPM tentang kapan, berapa, jenis, kualitas, dan harga bahan pangan (beras atau telur), serta tempat membeli sesuai dengan preferensi (tidak diarahkan pada E-Warung tertentu dan bahan pangan tidak dipaketkan); 3). Mendorong usaha eceran rakyat untuk memperoleh pelanggan dan peningkatan penghasilan dengan melayani KPM; 4). Memberikan akses jasa keuangan kepada usaha eceran rakyat dan kepada KPM; 5). E-Warung dapat membeli pasokan bahan pangan dari berbagai sumber sehingga terdapat ruang alternatif pasokan yang lebih optimal; 6). Bank penyalur bertugas menyalurkan dana bantuan ke rekening KPM dan tidak bertugas menyalurkan bahan pangan kepada KPM, serta tidak melakukan pemesanan bahan pangan.

Adapun bantuan yang diberikan, berupa uang yang disalurkan ke rekening kartu senilai Rp.110.000,- (seratus sepuluh ribu rupiah), secara rutin setiap bulan. Uang tersebut hanya dapat ditukarkan dengan pangan berupa beras dan telur di E-Warung yang telah ditunjuk oleh bank penyalur. Rakor yang diikuti oleh para Camat, Lurah/Kades, dan komponen lainnya tersebut, berlangsung selama sehari, dan mendatangkan nara sumber dari Pimpinan BRI Cabang Sumbawa, Bulog Divre Sumbawa, serta Kepala Dinas Sosial Kab. Sumbawa. 

SUMBER : Siaran Pers Humas Setda Kabupaten Sumbawa

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar