• Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Web Admin Diskominfotik Kantor Bupati Garuda No.1 Sumbawa Besar
BUPATI ; SAYA MINTA ASN BERSIKAP PROFESIONAL DAN NETRAL DALAM PEMILUKADA

BUPATI ; SAYA MINTA ASN BERSIKAP PROFESIONAL DAN NETRAL DALAM PEMILUKADA

21 December, 2017

Sumbawa Besar – “Kepada Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, saya meminta agar selalu berjalan dalam koridor aturan dan tata nilai yang berlaku yaitu bersikap profesional dan netral dalam mendukung terciptanya masyarakat yang demokratis, berkeadilan dan harmonis, jauh dari tindakan-tindakan arogansi dan anarkhis yang dapat mengganggu hubungan silaturrahim di antara kita yang sudah terjalin baik selama ini” Demikian disampaikan Bupati Sumbawa H.M Husni Djibril, B.Sc. ketika membuka secara resmi acara sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa pada Kamis pagi (21/12/2017) di Aula H. Madilaoe ADT.

Bupati juga menyampaikan bahwa pilkada yang akan dilaksanakan tersebut akan dilakukan secara langsung yang merupakan bagian dari pembangunan politik dan demokrasi dalam masyarakat, dan pembangunan bidang politik ini diarahkan untuk mengembangkan sistem politik nasional yang berkedaulatan rakyat, demokratis, dan terbuka, serta mengembangkan kehidupan partai yang tetap menghormati keanekaragaman aspirasi politik.

Kesiapan semua unsur pelaksana pilkada memiliki peran yang sangat strategis bagi terselenggaranya pesta demokrasi yang bersih, berintegritas dan bebas korupsi. Dengan jadwal pilkada yang begitu padat mengharuskan segenap penyelenggara pilkada, dalam hal ini KPU, untuk dapat bekerja keras dengan penuh perhatian dan ketelitian. Berbagai aturan main sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku harus benar-benar dipahami secara komprehensif,” ungkap Bupati.

Dalam rangkaian persiapan yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten Sumbawa untuk penyelenggaraan Pilkada Tahun 2018 mendatang, Bupati melihat tahapan-tahapan penyelenggaraannya sampai saat ini berjalan baik dan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Bupati berharap agar pelaksanaan pilkada tersebut dapat terlaksana dengan baik, lancar dan sukses.

Untuk jumlah Parpol di Kabupaten Sumbawa yang memenuhi syarat sebagai peserta pemilu 2019 mendatang adalah sebanyak 12 parpol yaitu : PAN, PPP, PKB, Golkar, Berkarya, Demokrat, PKS, Gerindra, PDI Perjuangan, Nasdem, Perindo, dan Hanura. Dalam kaitan tersebut, meskipun sejumlah partai berkompetisi untuk meraih simpati dan suara masyarakat, namun saya berharap konstelasi dan suhu politik di daerah kita tetap dalam kondisi aman dan terkendali, sebab tanggung jawab menyukseskan Pilkada Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019 bukan hanya menjadi tugas KPU saja, melainkan juga menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama antara KPU, Pemerintah, Parpol, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sumbawa,” lanjut Bupati.

Kepada segenap Kepala Desa, Bupati berharap dapat mengikuti sosialisasi dengan baik, karena sangat besar manfaatnya untuk dapat berdiskusi, bertanya jawab, dan menggali informasi sehingga menghasilkan Pilkada yang aman, damai, dan sukses, dan berkeadilan agar dapat mengesampingkan kepentingan politik. “Jangan ada Kepada Desa yang terlibat langsung dalam politik praktis, karena Undang-Undang tegas tidak membolehkan hal tersebut,” tegas Bupati.

Sebelumnya Ketua KPU Kabupaten Sumbawa Syukri Rahmat, S.Ag dalam laporannya menyampaikan bahwa KPU mempunyai peran yang sangat strategis untuk dapat berbagi informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan Pilkada, dan secara nasional KPU sebagai penyelenggara mempunyai 2 tugas berat yaitu tugas penyelenggaraan pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 yang akan terselenggara pada 27 Juni 2018, dan Pemilu serempak 2019 legislatif dan Presiden yang akan terselenggara pada 17 April 2019.

Disampaikan pula faktor-faktor pendukung demi terselenggara dan suksesnya kegiatan proses pemilu yaitu kesiapan penyelenggara. Sebagai penyelenggara, KPU menyatakan kesiapan dan komitmen untuk betul-betul menjadi penyelenggara yang jujur, amanat, profesional sesuai amanat Undang-Undang. Untuk Regulasi dalam melaksanakan Pemilukada masih menggunakan regulasi lama yaitu Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, karena dipandang cukup memadai.

Peran penting pemerintah sangat diperlukan untuk suksesnya proses dan hasil pemilukada, dan faktor keamanan merupakan suatu yang fundamental/mendasar. Hingga saat ini KPU Sumbawa sedang dalam tahapan sinkronisasi daftar pemilih pemilu (dari tanggal 5 desember 2017 hingga 25 desember 2017). Dan untuk penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang akan mengikuti Pilkada serentak Tahun 2018, akan ditetapkan pada tanggal 12 februari 2018 mendatang.

Acara yang mengangkat tema Peran Penting Pemerintah Desa/Kelurahan dalam mensukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2018 serta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Kabupaten Sumbawa tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Desa dan Lurah di Kabupaten Sumbawa dengan narasumber Kasat Reskrim Polres Sumbawa dengan sub tema Tupoksi Polri dalam mensukseskan Pilkada NTB 2018 dan Pemilu 2019 dan  Sudirman, S.IP dari KPU dengan sub tema Peran Strategis Pemerintah Desa/Kelurahan dalam mensukseskan Tahapan Pilkada NTB Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019.(KH74)

 

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar