Username    Password 
Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Web Admin Ruang Server Dishubkominfo Kantor Bupati Lt.3 Jl. Garuda No.1 Sumbawa Besar         # PENGUMUMAN SELEKSI PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN PEMKAB SUMBAWA dapat dilihat di PENGUMUMAN        
Agenda Pemerintah
  • 10 September 2015 - 19 September 2015
  • 26 Juni 2015 - 13 Agustus 2015
  • 19 Januari 2015 - 19 Januari 2015
  • 18 Januari 2015 - 18 Januari 2015
  • 17 Januari 2015 - 17 Januari 2015
  • Agenda Wisata
  • 23 September 2016 - 16 Oktober 2016
  • 10 September 2015 - 20 September 2015
  • 7 Desember 2013 - 7 Desember 2013
  • 3 November 2013 - 3 November 2013
  • 17 September 2013 - 28 September 2013
  • Links
    Pengumuman
    Info Pasar
    Update 5 April 2016
    Galeri Video
    Prakiraan Cuaca
    Berita
    BERITA DAERAH

    INDEX BERITA DAERAH

    Senin, 17 Oktober 2016, 14:07 WITA
    BARAPAN KEBO, RANGKAIAN FESTIVAL MOYO 2016



    Sebanyak 420 pasang kerbau dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) turut memeriahkan pada Lomba Barapan Kebo di lokasi persawahan Desa Tenga, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (15/10/2016). Jumlah peserta pada kegiatan dalam rangkaian Festival Moyo (Fesmo) 2016 yang digelar selama dua hari, 15—16 Oktober ini terbilang yang terbesar sepanjang sejarah pelaksanaan event serupa di daerah ini.

    Dalam laporannya, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sumbawa, Ir. Talifuddin M.Si, mengatakan, tujuan kegiatan ini di antaranya untuk melestarikan budaya dan adat istiadat tau Samawa. Selain itu menggali, mengembangkan dan memperkenalkan budaya dan adat istiadat tau dan tana Samawa serta mempromosikan destinasi atau obyek wisata Sumbawa yang tidak kalah menarik dan mempesona.

    Diakui Talif—akrab mantan Kadis Pertanian ini disapa, jumlah peserta Barapan Kebo saat ini terbanyak dari kegiatan sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa minat dan kegemaran masyarakat Sumbawa terhadap budaya Barapan Kebo dari waktu ke waktu menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Sebelum Barapan Kebo dilaksanakan, berbagai kegiatan terkait peternakan juga sudah digelar. Seperti Festival Kebo Belamung di Kecamatan Empang. Festival ini dimaksudkan untuk mengapresiasi peternak kerbau sekaligus mengidentifikasi keunggulan beternak kerbau dengan potensi dan nilai jual yang tidak kalah dari ternak lainnya. Pihaknya juga menggelar Kontes Ternak, sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan dan mengembalikan kejayaan kerbau Sumbawa sebagai salah satu komoditi ternak yang dapat berdaya saing dan memberikan konstribusi positif dalam peningkatan kesejahteraan. “Dapat dikatakan bahwa ternak kerbau sangat potensial untuk dipromosikan dari berbagai aspek khususnya aspek budaya dan ekonomi,” imbuhnya.

    Sementara Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc saat membuka kegiatan itu, mengatakan, Barapan Kebo merupakan tradisi atau budaya masyarakat Sumbawa yang sudah lama tumbuh dan berkembang. Tradisi ini dilaksanakan sebagai wujud terima kasih dan rasa syukurmasyarakat Sumbawa setelah panen atau waktu masuknya musim tanam. Lebih jauh dikatakan Bupati, kehidupan masyarakat Sumbawa sebenarnya sangat erat dan tergantung dengan keberadaan kerbau. Hal ini terlihat dari fungsi dan peranan kerbau dalam kehidupan mereka, misalnya sebagai sarana untuk mengolah lahan pertanian (bajak), alat transportasi hasil pertanian, tabungan keluarga (bank hidup), kebutuhan social keagamaan (berhaji), pesta perkawinan, dan biaya pendidikan. Kerbau juga termasuk komoditi perdagangan yang sangat prospektif. Terbukti Tahun 1940-an, Sumbawa pernah menjadi eksportir kerbau untuk Hongkong dan Singapura. Tapi sekarang bergeser menjadi eksportir tenaga kerja.

    Di bagian lain Bupati menyebutkan sejumlah prestasi yang diraih Kabupaten Sumbawa di bidang peternakan. Yaitu mendapat penghargaan Adi Praja Satwa Sewaka dan Indo Livestock Services Award Tahun 2013 yang diserahkan Menteri Pertanian RI karena diapresiasi sebagai daerah yang memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan peternakan di Indonesia. Kemudian Sumbawa menjadi referensi model nasional untuk registrasi (pengkartuan) ternak. Sumbawa menjadi salah satu dari 7 kabupaten terpilih yang ditetapkan sebagai lokasi kegiatan penguatan pembibitan kerbau dan pemberian gelar Sumbawa sebagai gudang ternak dan sumber bibit nasional. Selanjutnya ditetapkannya tiga rumpun SDGH (Sumber Daya Genetik Hewan) ternak Sumbawa yaitu kerbau Sumbawa, Kuda Sumbawa dan Sapi Sumbawa oleh Menteri Pertanian RI Tahun 2011. Tahun 2014, Kelompok Ternak “Mitra Abadi” Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu mendapat penghargaan nasional sebagai exhibisi dalam penerapan peternakan pola ekstensif. “Demikian banyak prestasi dan pengakuan yang kita dapat, tetapui sesungguhnya bukan itutujuan utama kita, namun yang lebih penting peternakan di daerah kita harus dipertahankan dan kita tingkatkan pengelolaannya sehingga bisa memberikan manfaat, nilai tambah dan kesejahteraan kepada peternak dan masyarakat kita,” demikian Bupati.

    Tidak mau kalah, dalam kesempatan tersebut para Pejabat di Kabupaten Sumbawa juga turun gelanggang. Mereka adalah Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad SIK, Kajari Paryono SH MH, Dandim 1607 Letkol ARM Sumanto S.Sos, Pimpinan DPRD Sumbawa H Ilham Mustami S.Ag dan Kamaluddin ST M.Si, Kadis Peternakan Ir. Talifuddin M.Si dan Anggota DPRD Berlian Rayes S.Ag M.Si. Ikut menyaksikan mantan Dirjen Peternakan yang kini Guru Besar IPB, Prof. Dr. Muladmo, M.SA serta para pimpinan SPKD di Kabupaten Sumbawa.

    Dari sejumlah pejabat yang adu nyali tersebut, Kajari adalah pendatang baru dan pertamakali uji nyali menjadi sprinter (penunggang) kebo barapan. Meski demikian Kajari mampu menyelesaikan ambisinya dari start hingga garis finish tanpa terjatuh dan berkubang. Penampilan sempurna diperlihatkan Kapolres yang berhasil menguasai sepasang kerbaunya hingga mampu menyentuh “saka” yang terpasang di garis finish. “Saka” yang merupakan kayu yang ditancapkan merupakan simbol keberhasilan dan kegagalan. Tersentuh berarti berhasil, tidak tersentuh berarti gagal. Keberhasilan juga ditunjukkan H. Ilham Mustami. Pimpinan DPRD yang juga Ketua Barapan Kebo ini sudah tidak asing dengan permainan tersebut. Walaupun ada beberapa pejabat yang gagal mecapai garis finish, kegiatan tetap berlangsung meriah.






    Sumber : Humaspro
    Print Version | Beri Komentar


    Daftar Komentar


     

     

    Agenda Dinas
    Polling
    Galeri Usaha
    No Telp Penting
    Pemadam Kebakaran 23333
    PLN 123
    PMI Sumbawa 21594
    POLISI 22110
    RSUD Sumbawa 118
    Dari & Ke Sumbawa
    Pengunjung Hari ini
    Eureka Count 134

    Total Pengunjung
    112424

    Home   |   Buku Tamu   |   Perizinan   |   Links   |   Site Map   |   Hubungi Kami
    Sambutan Bupati   |   Profil SKPD   |   Ke Sumbawa   |   Cerita Rakyat   |   Agenda   |   Forum Diskusi
    Copyright © Kabupaten Sumbawa. All rights reserved. Developed by Citraweb Nusa Infomedia.